GIBOL.CO.ID – Kabar membanggakan datang dari arena tenis internasional. Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, yang berpasangan dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter, sukses melangkah ke babak final turnamen WTA 250 Hobart International 2026.
Kepastian tiket final diraih setelah pasangan gado-gado Indonesia-Polandia ini menumbangkan unggulan ketiga asal Jepang-Taipei, Eri Hozumi/Fang Hsien Wu, pada babak semifinal yang digelar Kamis waktu setempat.
Dominasi Satu Jam 13 Menit
Janice/Piter tampil solid sepanjang laga yang berdurasi satu jam 13 menit tersebut. Mereka berhasil menyudahi perlawanan Hozumi/Wu lewat kemenangan straight set 7-5, 6-3.
Berdasarkan statistik resmi WTA, kunci kemenangan Janice/Piter terletak pada efektivitas servis dan akurasi pengembalian bola. Keduanya tercatat membukukan dua ace dan tampil klinis dengan mengonversi empat dari lima peluang break point yang didapat.
Kini, Janice/Piter tinggal menunggu calon lawan di partai puncak. Mereka akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara pasangan Magali Kempen/Anna Siskova (Belgia-Ceko) melawan ganda Ceko, Miriam Kolodziejova/Jesika Maleckova, yang baru akan bertanding pada hari ini, Jumat (16/1).
Kebangkitan Pasca Kegagalan Sektor Tunggal
Keberhasilan di sektor ganda ini menjadi penawar dahaga bagi Janice Tjen. Sebelumnya, petenis berusia 23 tahun ini harus terhenti lebih awal di nomor tunggal putri setelah menyerah di tangan bintang muda Amerika Serikat yang sedang naik daun, Iva Jovic, pada babak pertama.
Hasil di Hobart ini juga mempertegas tren positif Janice di sektor ganda sejak musim lalu. Sebagai catatan, duet Janice/Piter merupakan pemegang gelar juara WTA 250 Guangzhou yang diraih pada Oktober 2025.
Jejak Prestasi Janice Tjen
Nama Janice Tjen memang tengah meroket. Sebelum menutup musim 2025 dengan gemilang di Chennai Open (juara tunggal dan ganda bersama Aldila Sutjiadi), ia tampil digdaya di SEA Games 2025 Thailand. Di ajang multievent tersebut, Janice sukses membawa pulang:
Medali Emas Ganda Putri (bersama Aldila Sutjiadi).
Medali Emas Beregu Putri (bersama Aldila, Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Reinnamah).
Medali Perunggu Tunggal Putri.
Meski mengawali musim 2026 dengan hasil kurang maksimal di Auckland (mundur di semifinal ganda ASB Classic), pencapaian final di Hobart membuktikan bahwa Janice Tjen tetap menjadi ancaman serius di panggung tenis dunia.
Tidak ada komentar