

(Photo by Steve Marcus/Getty Images) GIBOL.CO.ID – Mantan juara dunia kelas menengah super versi WBA, IBF, WBC, dan WBO, Saul “Canelo” Alvarez, dipastikan akan kembali naik ring pada 12 September 2026. Pertarungan tersebut rencananya akan digelar di Arab Saudi dan menjadi salah satu agenda tinju terbesar tahun depan.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ketua Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi sekaligus pemilik majalah tinju The Ring, Turki Alalshikh. Ia menyebut laga tersebut sebagai pertarungan berskala besar yang akan menarik perhatian dunia.
“Tanggal 12 September, pertarungan besar, besar, besar,” ujar Alalshikh dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Rencana kembalinya Canelo diumumkan bersama Alalshikh melalui sebuah video yang diunggah di kanal media sosial The Ring pada Kamis (15/1). Meski tanggal dan lokasi telah ditetapkan, hingga kini pihak penyelenggara belum mengumumkan siapa lawan yang akan dihadapi petinju asal Meksiko tersebut.

Alalshikh mengungkapkan bahwa laga ini akan menjadi ajang perdana bagi Canelo Promotions. Turnamen tersebut akan mengusung tajuk “Meksiko Melawan Dunia”, dengan konsep seluruh petarung di bawah naungan tim Canelo akan berhadapan dengan petinju dari berbagai negara.
“Dan (Alvarez) akan bertarung di pertandingan utama untuk gelar dunia, dan ini akan menjadi kejutan di Arab Saudi, insyaallah,” kata Alalshikh.
Canelo Alvarez, yang lahir di Guadalajara dan kini berusia 35 tahun, dijadwalkan kembali bertarung hampir tepat setahun sejak penampilan terakhirnya. Ia disebut berpotensi tampil pada Sabtu menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Meksiko.
Sebelumnya, mantan juara empat divisi sekaligus eks raja pound-for-pound ini diperkirakan akan mengambil masa istirahat panjang. Hal itu menyusul operasi siku yang dijalaninya tak lama setelah kekalahan melalui keputusan mutlak dari Terence Crawford pada September 2025 di Allegiant Stadium, Las Vegas.
Sepanjang karier profesionalnya, Canelo mencatatkan rekor 63 kemenangan, dengan 39 di antaranya diraih melalui knockout, tiga kekalahan, serta dua hasil imbang. Ia juga menyatakan masih akan melanjutkan karier tinju profesional selama kondisi fisiknya mampu menahan tuntutan latihan intensif.
Canelo sejatinya memiliki klausul kontrak untuk pertandingan ulang melawan Terence Crawford, petinju tak terkalahkan dengan rekor 42 kemenangan (31 KO). Namun, peluang laga ulang tersebut bergantung pada keputusan Crawford untuk kembali ke ring.
Crawford, juara dunia lima divisi berusia 38 tahun asal Omaha, Nebraska, sebelumnya telah mengumumkan pensiun pada Desember 2025. Ia memilih mengakhiri kariernya setelah meraih kemenangan yang dinilai sebagai penutup sempurna dan penegas warisan prestasinya di dunia tinju profesional.

No Comments