

(Photo by JUNG Yeon-je / AFP) (Photo by JUNG YEON-JE/AFP via Getty Images) GIBOL.CO.ID – Tim Nasional Senegal memastikan diri sebagai juara Piala Afrika 2025 setelah menaklukkan tuan rumah Maroko dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Minggu waktu setempat. Laga puncak ini berlangsung dramatis hingga babak tambahan.

Gol penentu kemenangan Senegal dicetak oleh Pape Gueye pada menit ke-94 babak tambahan pertama, sebagaimana dicatat oleh Confederation of African Football (CAF). Gol tersebut sekaligus mengunci gelar juara kedua Senegal sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Afrika, setelah sebelumnya menjuarai edisi 2021 yang juga berlangsung di Maroko.
Sebaliknya, hasil ini memperpanjang penantian panjang Maroko untuk kembali mengangkat trofi Piala Afrika. Tim Singa Atlas terakhir kali merasakan gelar juara pada edisi 1976 saat turnamen digelar di Ethiopia.
Sejak awal pertandingan, Senegal tampil agresif dengan langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama hadir melalui sundulan Pape Gueye, namun upaya tersebut masih mampu diamankan kiper Maroko, Yassine Bounou. Tekanan Senegal berlanjut lewat kesempatan yang didapat Iliman Ndiaye, tetapi Bounou kembali tampil sigap menjaga gawangnya tetap perawan.

Pada sisa waktu babak pertama, Senegal terlihat lebih dominan dalam menciptakan peluang berbahaya. Meski demikian, solidnya lini pertahanan Maroko membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Maroko mulai tampil lebih menekan. Ayoub El Kaabi sempat mengancam lewat sepakan keras, namun bola masih melebar di sisi kiri gawang Senegal. Peluang berikutnya datang dari Abde Ezzalzouli, tetapi tembakannya melambung tipis di atas mistar.
Drama memuncak pada masa tambahan babak kedua. Senegal sempat mencetak gol, namun dianulir wasit akibat pelanggaran terlebih dahulu. Tak lama berselang, Maroko mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-90+8 usai tinjauan VAR menyatakan Brahim Diaz dilanggar di kotak terlarang.
Keputusan tersebut memicu protes keras dari para pemain Senegal. Situasi sempat memanas hingga skuad asuhan Pape Thiaw meninggalkan lapangan, menyebabkan pertandingan tertunda lebih dari 10 menit. Setelah laga dilanjutkan, Brahim Diaz maju sebagai eksekutor, namun tendangan penaltinya berhasil digagalkan kiper Senegal, Edouard Mendy.
Gagal memanfaatkan peluang emas, Maroko harus melanjutkan pertandingan ke babak tambahan. Momentum justru berpihak kepada Senegal. Pada menit ke-94, skema serangan balik cepat berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Pape Gueye, yang membawa Senegal unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Maroko meningkatkan intensitas serangan hingga akhir babak tambahan. Namun, disiplin dan ketangguhan lini belakang Senegal mampu meredam seluruh upaya tuan rumah. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan dan memastikan Senegal keluar sebagai kampiun Piala Afrika 2025.

Tidak ada komentar