

(Photo by Shi Tang/Getty Images) GIBOL.CO.ID — Pelatih tim bulu tangkis tunggal putra Indonesia Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa cedera pinggang yang dialami Anthony Sinisuka Ginting bukanlah cedera kambuhan.

Ginting memutuskan mundur dari babak kedua Indonesia Masters 2026 setelah merasakan ketidaknyamanan pada bagian pinggang sejak selesai menjalani pertandingan babak pertama di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1) malam WIB.
“Cedera pinggang mah pasti ada ya, tapi maksud saya ini bukan cedera kambuhan yang istilahnya kambuh lagi, bukan gitu. Ini istilahnya apa ya situasi yang di luar dugaan kita semua lah,” kata Indra Wijaya kepada pewarta di Jakarta, Kamis.
Ginting yang sedianya dijadwalkan menghadapi tunggal Singapura Jason Teh sempat berupaya melakukan pemulihan agar tetap bisa bermain. Namun saat menjalani pemanasan di pinggir lapangan, ia merasa kondisi pinggangnya tidak memungkinkan untuk bertanding.

Indra menyampaikan, pihak tim masih memantau perkembangan pemulihan Ginting, termasuk peluang tampil pada Thailand Masters 2026 yang dijadwalkan berlangsung 27 Januari hingga 1 Februari. Ia belum bisa memastikan apakah Ginting akan berangkat dan turun bertanding.
“Harusnya kan dia berangkat ke Thailand ya. Kami lihat pemulihannya, masih ada sampai nanti main di Thailand itu hari Selasa atau Rabu (pekan depan). Kami lihat pemulihannya sampai di hari Minggu (25/1) gitu ya, seperti apa,” ujar Indra.
Cedera pinggang ini sekaligus menambah daftar riwayat cedera Ginting, yang merupakan jawara Indonesia Masters 2018 dan 2020. Sebelumnya, ia baru pulih dari cedera bahu yang dialami saat tampil di French Open 2025 pada Oktober lalu. Setelah menyelesaikan proses pemulihan dan kembali tampil di Indonesia Masters 2026, Ginting kembali harus berurusan dengan cedera.
Dengan mundurnya Ginting, sektor tunggal putra Indonesia kini masih menyisakan satu wakil, yaitu Alwi Farhan, setelah Moh. Zaki Ubaidillah juga tersingkir di babak kedua.

Tidak ada komentar