x

Alwi Farhan Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026, Balas Tanaka di Tengah Kondisi Fisik Belum 100 Persen

waktu baca 3 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 07:33 23 admin

GIBOL.CO.ID — Alwi Farhan memastikan tiket semifinal BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 lewat laga perempat final yang sarat dinamika, mulai dari kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, pengelolaan emosi di lapangan, hingga peran pelatih Indra Wijaya dan atmosfer Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat.

Juara Dunia Junior 2023 itu menuntaskan misi pembalasan atas wakil Jepang Yushi Tanaka melalui kemenangan dua gim langsung 22-20, 21-16, sekaligus membuka jalan bagi Alwi untuk semakin dekat ke gelar perdana di hadapan publik sendiri.

“Alhamdulillah, meski kondisi saya tidak 100 persen, saya berusaha memaksimalkan yang ada. Dukungan penonton Istora sangat membantu, terutama saat saya tertinggal di awal. Suasananya membuat saya tidak mau menyerah,” ujar Alwi setelah pertandingan.

Gim Pertama: Alwi Bangkit dari Tekanan dan Selamat dari Game Point

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Tanaka langsung menekan dan unggul cepat 5-1 hingga 7-3. Namun Alwi merespons dengan permainan agresif, mencetak lima poin beruntun untuk berbalik memimpin 8-7.

Duel berlanjut sengit dan sempat imbang 10-10, sebelum Alwi menutup interval gim pertama dengan keunggulan tipis. Ketegangan meningkat selepas jeda, ketika Tanaka mendapat momentum dan meraih game point lebih dulu pada kedudukan 20-17.

Alwi tetap tenang, menyamakan skor, lalu membalikkan keadaan untuk merebut gim pertama. Momentum berpihak kepada Alwi setelah pukulan Tanaka dua kali melebar, serta satu bola yang dinilai masih masuk oleh hakim garis.

Gim Kedua: Kejar Ketertinggalan, Kunci Kemenangan lewat Dropshot

Situasi serupa terulang di gim kedua. Tanaka kembali memimpin lebih dulu 7-3 dan 8-5. Namun Alwi menunjukkan ketangguhan mental untuk mengejar dan membalikkan keadaan menjadi 9-8.

Reli panjang mewarnai gim kedua hingga interval. Setelah itu, Alwi menjaga konsistensi dan memperlebar jarak menjadi 15-12. Alwi berada di atas angin ketika mencatatkan match point pada skor 20-16, lalu mengakhiri pertandingan melalui sebuah dropshot akurat yang memastikan tiket semifinal.

Sempat Terpancing, Alwi Akui Belajar Kendalikan Emosi

Alwi mengungkapkan kemenangan tersebut diraih dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya ideal. Namun dukungan penonton dan tim menjadi faktor penting dalam menjaga fokusnya di lapangan.

Ia juga mengakui sempat mengalami gangguan konsentrasi pada awal laga akibat dinamika dengan perangkat pertandingan. Meski sempat terpancing, ia mampu meredam emosi setelah mendapat arahan dari pelatih.

“Tadi sempat terpancing, tapi pelatih langsung mengingatkan. Itu jadi pelajaran buat saya untuk lebih dewasa di lapangan,” katanya.

Peran Indra Wijaya dan Tim Diakui Krusial

Alwi menyebut peran pelatih Indra Wijaya sangat krusial dalam perjalanannya hingga semifinal. Menurutnya, pendekatan Indra yang fleksibel—baik teknis maupun mental—membuatnya lebih tenang saat memasuki fase-fase krusial pertandingan.

“Koh Indra sangat berpengaruh. Beliau bisa mengatur taktik, mental, dan suasana. Saya merasa tidak berjuang sendiri karena ada tim yang mengurus semuanya, dari fisik, gizi, sampai medis,” ujar Alwi.

Kemenangan atas Tanaka juga menjadi catatan penting karena Alwi sebelumnya selalu kalah pada dua pertemuan terdahulu, termasuk di Spain Masters 2024 dengan skor 23-21, 15-21, 12-21.

Tantangan Semifinal: Jumpa Chi Yu Jen

Pada semifinal, Alwi menegaskan fokus utama adalah pemulihan kondisi dan tampil tanpa beban target berlebihan. Ia dijadwalkan menghadapi Chi Yu Jen (Taiwan), yang sebelumnya menang atas wakil Singapura Jia Heng Jason Teh dengan skor 21-18, 13-21, 21-13.

“Saya tidak mau menyerah selama bola belum jatuh. Fokus saya sekarang recovery dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Alwi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x