x

Persib Tambah Amunisi Belakang: Hodak Pasang Harapan pada Kurzawa dan Dion Markx untuk Super League & ACL Two

2 minutes reading
Wednesday, 28 Jan 2026 22:51 6 admin

GIBOL.CO.ID — PERSIB Bandung menambah opsi di lini belakang dengan mendatangkan dua pemain baru, Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Pelatih PERSIB Bojan Hodak menaruh harapan besar pada keduanya untuk memperkuat tim dalam persaingan Super League 2025/26 dan AFC Champions League Two 2025/26.

Hodak menjelaskan, Kurzawa dan Dion direkrut untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa. Dua pemain tersebut dipinjamkan PERSIB ke Persik Kediri pada awal putaran kedua musim ini.

“Dua pemain baru ini bagus untuk kami. Sebab, kami agak kekurangan stok setelah Rezaldi dan Hamra pergi. Kami butuh tambahan di bek kiri dan satu bek tengah,” ujar pelatih asal Kroasia itu.

Kedatangan Dion Markx mendapat perhatian khusus dari Hodak. Ia berharap pemain Tim Nasional Indonesia U23 tersebut bisa berkembang cepat dan mengikuti jejak pemain muda PERSIB yang lebih dulu menembus tim utama.

“Dion itu seperti Kakang dan Robi, dia pemain U-23. Kami mencari pemain muda yang bisa berkembang pesat dalam waktu singkat,” tambah Bojan.

Dengan hadirnya Dion, PERSIB kini memiliki stok pemain muda yang semakin lengkap. Sebelumnya, tim sudah mempunyai Zulkifli Lukmansyah, Nazriel Alvaro, dan penjaga gawang Fitrah Maulana. Hodak menilai kelompok ini penting untuk masa depan klub, sekaligus menjadi sumber regenerasi yang harus terus dipoles.

“Mereka adalah masa depan klub. Semuanya perlu berlatih dan mendapatkan kesempatan untuk melihat siapa yang bisa masuk tim utama nantinya,” jelasnya.

Sementara itu, Layvin Kurzawa menjadi rekrutan yang mencuri perhatian karena rekam jejaknya pernah memperkuat Paris Saint-Germain. Hodak menilai kehadiran Kurzawa bukan hanya menambah kualitas untuk tim, tetapi juga membawa nilai lebih dari sisi nama besar, baik untuk PERSIB maupun sepak bola Indonesia.

Meski begitu, Hodak menekankan pentingnya kesabaran karena proses adaptasi dibutuhkan, terutama mengingat Kurzawa sudah lama tidak bermain. Ia menyebut situasinya mirip dengan kasus beberapa pemain yang pernah datang sebelumnya dan butuh waktu untuk kembali mencapai kondisi ideal.

“Dalam 3,5 bulan ke depan, kita akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya. Kami akan melakukannya perlahan. Kita tahu dia sudah lama tidak bermain, sama seperti kasus (Federico) Barba atau Stefano Beltrame dulu. Pemain yang absen beberapa bulan butuh waktu, tapi dia punya kualitas yang kita butuhkan. Kami akan bersabar,” pungkasnya.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x