

(Photo by Steve Wobser/Getty Images) GIBOL.CO.ID — Pembalap pabrikan KTM, Pedro Acosta, kembali memanaskan bursa perpindahan pembalap MotoGP 2027. Rider muda Spanyol itu melontarkan serangkaian prediksi berani tentang masa depan para pembalap papan atas—termasuk dirinya—yang otomatis membuat peta persaingan antar pabrikan makin menarik untuk dipantau.

Nama Acosta sendiri memang berada di pusat rumor. Sejumlah laporan menyebut ia berpeluang bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada 2027, menggantikan Francesco “Pecco” Bagnaia dan menjadi tandem Marc Marquez. Di depan publik, Acosta menegaskan tidak terburu-buru menentukan masa depannya. Namun, pernyataan itu kontras dengan derasnya kabar yang terus beredar di paddock.
Dalam prediksinya soal bursa MotoGP 2027, Acosta juga menyinggung Fabio Quartararo. Ia meyakini Quartararo akan merapat ke Honda, sejalan dengan rumor lama yang sudah berputar cukup lama.
Yang menarik, Acosta justru menilai Jorge Martin tidak akan menggantikan Quartararo di Yamaha. Menurut prediksi Acosta, Martin malah bakal menyusul Quartararo ke Honda dan menjadi rekan setimnya.

Untuk Yamaha, Acosta menyebut Joan Mir sebagai kandidat kuat pengganti Quartararo. Ia juga memberi sinyal terkait Maverick Vinales: rider berpengalaman tersebut diisyaratkan bakal “naik kelas” ke tim pabrikan KTM, promosi dari Tech3. Tanpa disadari, rangkaian prediksi itu terasa seperti bocoran arah rencana jangka panjang KTM.
Prediksi lain yang paling menyita perhatian datang dari Alex Marquez. Pembalap Gresini Ducati itu tampil luar biasa pada musim 2025 dengan enam kemenangan dan 26 podium, serta finis sebagai runner-up kejuaraan dunia. Alex Marquez berkali-kali menegaskan dirinya sangat nyaman bersama Gresini—tim yang membuatnya kembali bersinar setelah sempat merasa “tak terlihat” saat membela Honda. Meski begitu, performa setinggi itu wajar memancing ketertarikan tim pabrikan.
Alex Marquez sempat dikaitkan dengan KTM, tetapi Acosta justru melihat Aprilia sebagai pelabuhan baru Alex Marquez, menggantikan Jorge Martin yang diprediksi hengkang. Prediksi ini terasa makin berbobot karena Acosta dan Martin berada di bawah manajemen yang sama, yakni Albert Valera.

Tidak ada komentar