x

Maroko Melangkah ke Semifinal Piala Afrika 2025, Regragui: “Kami Layak!”

waktu baca 3 menit
Sabtu, 10 Jan 2026 17:02 24 admin

GIBOL.CO.ID — Timnas Maroko sukses melaju ke semifinal Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Kamerun dengan skor 2-0 dalam laga perempat final yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Maroko, pada Sabtu dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus menegaskan ambisi Maroko untuk mencetak sejarah baru di turnamen ini, dengan pencapaian yang belum pernah diraih sejak 2004.

Pelatih Maroko, Walid Regragui, merasa sangat puas dengan hasil tersebut. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pemain dan suporter yang telah memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan. “Rasanya seperti kami bermain dengan 12 pemain di atas lapangan. Lolos ke semifinal adalah hasil yang sangat pantas, dan para pemain memang layak mendapatkannya,” ujar Regragui dalam wawancara resmi yang dilansir oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

Regragui juga menegaskan bahwa ambisi timnya tidak berhenti di semifinal. Mereka ingin mengukir sejarah lebih lanjut, mengingat Maroko terakhir kali mencapai semifinal Piala Afrika pada 2004, dan belum pernah meraih gelar juara sejak 1976. Namun, ia mengingatkan para pemain untuk tetap rendah hati dan tidak terlena dengan pencapaian ini. “Kami harus tetap merendah dan menghormati lawan kami di babak empat besar,” tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, dua gol kemenangan Maroko dicetak oleh Brahim Diaz pada menit ke-26 dan Ismail Saibari pada menit ke-74. Kemenangan ini memastikan Maroko melangkah ke semifinal, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga perempat final lainnya antara Aljazair dan Nigeria yang digelar pada Sabtu malam WIB.

Ismail Saibari, yang turut mencetak gol, juga menyampaikan tekad timnya untuk terus berjuang hingga mencapai final. “Para suporter memberikan dukungan yang luar biasa dan tidak pernah meragukan kami. Sekarang kami akan beristirahat, menunggu siapa lawan kami di semifinal, lalu mulai melakukan persiapan sambil memperbaiki kesalahan-kesalahan yang kami buat sebelumnya,” ujarnya. Saibari, yang baru berusia 24 tahun, mengingatkan bahwa timnya masih banyak yang harus diperbaiki meski telah mencatatkan kemenangan besar.

Dengan hasil ini, Maroko melanjutkan upaya mereka untuk memperbaiki catatan sejarah Piala Afrika. Pada 2004, Maroko berhasil mencapai final namun harus puas dengan gelar runner-up setelah kalah 2-1 dari Tunisia. Meski demikian, mereka satu kali menjuarai Piala Afrika pada 1976.

Sementara itu, suporter tetap memberikan dorongan yang kuat bagi Timnas Maroko. Salah seorang penggemar mengatakan, “Kami merasa sangat bangga dengan pencapaian tim, dan kami akan terus mendukung mereka di semifinal.” Maroko, yang kini sedang dalam performa puncak, bertekad untuk meraih kemenangan berikutnya dan menambah trofi mereka.

Pencapaian ini jelas menunjukkan perubahan signifikan dalam pola pikir tim yang dibawa oleh Walid Regragui, dan menjadikan Maroko sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Afrika kali ini. Seiring dengan perjalanan mereka menuju semifinal, seluruh Maroko berharap tim ini dapat terus menunjukkan determinasi dan semangat juang yang tinggi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x