

Darren Fletcher Foto : Instagram @manutd GIBOL.CO.ID – Darren Fletcher mengaku kebingungan sekaligus kecewa setelah Manchester United hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Burnley. Pelatih interim Setan Merah itu menyoroti keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya, khususnya terkait insiden Kyle Walker yang dianggap pantas diganjar kartu merah.

Laga di Turf Moor menjadi pertandingan pertama Fletcher sebagai pelatih sementara United usai pemecatan Ruben Amorim. Namun debut tersebut tidak berjalan mulus. United tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Ayden Heaven, yang membuat tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama.
Memasuki paruh kedua, United bangkit dengan cepat. Benjamin Sesko tampil sebagai pembeda setelah mencetak dua gol dalam rentang sepuluh menit, membalikkan keadaan dan membawa Setan Merah unggul 2-1. Sayangnya, keunggulan itu hanya bertahan enam menit sebelum Jaidon Anthony menyamakan skor untuk Burnley, memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2.
Hasil tersebut membuat United memperpanjang catatan tak terkalahkan menjadi empat laga, meski mereka masih kesulitan meraih kemenangan. Dalam 12 pertandingan terakhir, United hanya mampu menang tiga kali, sebuah catatan yang menunjukkan inkonsistensi performa tim.

Di balik hasil imbang itu, Fletcher menilai ada keputusan krusial yang luput dari perhatian wasit dan VAR. Ia menyoroti insiden di babak pertama ketika Kyle Walker menginjak kaki Patrick Dorgu yang sedang berusaha mengamankan bola. Meski terlihat jelas, wasit Stuart Attwell tidak memberikan hukuman, dan VAR memilih untuk tidak melakukan intervensi.
Fletcher membandingkan insiden tersebut dengan gol Lisandro Martinez yang dianulir karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Walker dalam situasi sepak pojok. Menurutnya, jika VAR cukup teliti untuk menganulir gol United, maka insiden injakan Walker seharusnya juga ditinjau ulang.
Pelatih asal Skotlandia itu menegaskan bahwa ia tidak menginginkan pemainnya berpura-pura atau melebih-lebihkan pelanggaran demi menarik perhatian wasit. Namun ia menilai inkonsistensi penggunaan VAR justru bisa mendorong pemain melakukan hal tersebut, sesuatu yang tidak diinginkan dalam sepak bola.
Meski kecewa dengan hasil dan keputusan wasit, Fletcher tetap mengambil sisi positif dari pertandingan ini, terutama penampilan Benjamin Sesko. Penyerang asal Slovenia itu mencetak gol liga ketiga dan keempatnya musim ini, sekaligus menunjukkan perkembangan signifikan.
Fletcher mengungkapkan bahwa ia sempat berbicara dengan Sesko sebelum laga dan menunjukkan rekaman video terkait pergerakan serta penyelesaian akhirnya. Hasilnya langsung terlihat di lapangan, di mana Sesko tampil percaya diri dan tajam di depan gawang.
Meski tim kecewa hanya membawa pulang satu poin, Fletcher berharap dua gol tersebut bisa menjadi titik balik bagi Sesko untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi Manchester United di sisa musim ini.

Tidak ada komentar