x

John Herdman Ungkap Perjalanan Karier, Mulai Melatih Sejak Usia 17 Tahun hingga Tangani Timnas Indonesia

2 minutes reading
Tuesday, 20 Jan 2026 17:09 7 admin

GIBOL.CO.ID – Pelatih kepala baru Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap perjalanan panjang karier kepelatihannya yang dimulai sejak usia sangat muda. Pria asal Consett, Inggris, itu menyebut dirinya sudah terjun ke dunia kepelatihan sejak berusia 17 tahun, jauh sebelum meraih lisensi kepelatihan UEFA pada usia 20 tahun.

Herdman mengakui bahwa dirinya tidak berasal dari latar belakang pemain sepak bola profesional. Namun, melalui kerja keras, komitmen, dan dedikasi tinggi, ia mampu membangun reputasi sebagai pelatih yang membawa berbagai tim nasional mencapai level tertinggi, termasuk mengantarkan Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian selama 36 tahun.

“Saya memulai kepelatihan pada usia 17 tahun. Saya mendapatkan kualifikasi pertama pada usia 18 tahun dan lisensi UEFA pada usia 20 tahun. Ketika saya berkomitmen pada sesuatu, saya melakukannya secara total,” ujar Herdman dalam wawancara eksklusif di kanal YouTube resmi Timnas Indonesia, Senin.

Menurut Herdman, karakter obsesif terhadap pekerjaannya menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam perjalanan kariernya. Gairah dan komitmen tersebut membawanya melatih di berbagai negara dengan latar budaya yang berbeda, mulai dari Inggris, Selandia Baru, Kanada, hingga kini Indonesia.

Perjalanan internasional Herdman dimulai ketika ia menangani Timnas Putri Selandia Baru. Di sana, ia sukses membawa tim tersebut lolos ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta tampil di Olimpiade Beijing 2008. Prestasi tersebut mengantarkannya ke posisi pelatih Timnas Putri Kanada.

Bersama Kanada, Herdman mencatatkan sejumlah pencapaian penting, termasuk meraih medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016, serta medali emas Pan American Games 2011. Ia juga memimpin Kanada saat menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2015.

Keberhasilannya di sektor putri membuat Herdman dipercaya menangani Timnas Putra Kanada pada awal 2018. Ia kemudian memimpin generasi emas Kanada yang diperkuat Alphonso Davies dan Jonathan David hingga lolos ke Piala Dunia 2022, menjadi penampilan kedua Kanada di ajang tersebut setelah terakhir kali tampil pada 1986.

Kini, tantangan baru menantinya bersama Timnas Indonesia. Herdman menilai Indonesia sebagai negara yang sangat menarik dan memiliki potensi besar untuk melangkah ke level berikutnya, termasuk mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.

“Saya merasa sebagai pelatih dan pemimpin, saya telah membantu tim-tim yang saya tangani untuk naik ke tingkat selanjutnya. Indonesia terasa sangat menarik karena Anda bisa merasakannya dengan jelas bahwa negara ini siap melangkah lebih jauh. Semoga warisan saya nanti adalah membantu proses itu,” ujar Herdman.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x