GIBOL.CO.ID — Kejutan besar terjadi pada babak ketiga Piala FA 2025/2026. Crystal Palace, yang berstatus sebagai juara bertahan, harus angkat koper lebih awal setelah kalah dramatis 1-2 dari tim non-liga Macclesfield FC dalam pertandingan yang digelar di The Leasing.com Stadium, Sabtu malam WIB.

Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala FA. Secara kasta, Macclesfield berada 117 tingkat di bawah Crystal Palace, tim yang musim lalu secara sensasional menjuarai Piala FA usai menaklukkan Manchester City di partai final. Kekalahan tersebut juga mencatatkan Palace sebagai juara bertahan Piala FA pertama yang tersingkir oleh tim non-liga sejak tahun 1909.
Crystal Palace sejatinya tampil menekan sejak awal laga. Tim tamu mencoba menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang. Christantus Uche menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan tuan rumah, namun beberapa upaya yang dilepaskannya masih belum menemui sasaran dan melambung di atas mistar gawang.
Di tengah tekanan Palace, Macclesfield yang dilatih John Rooney—adik dari legenda Manchester United, Wayne Rooney—justru mampu tampil disiplin dan menunggu momentum. Kejutan pun tercipta dua menit sebelum turun minum. Kapten tim Macclesfield, Paul Dawson, sukses mencetak gol pembuka melalui tandukan keras setelah memanfaatkan tendangan bebas Luke Duffy. Gol tersebut membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Crystal Palace mencoba bangkit dengan melakukan pergantian tiga pemain sekaligus. Namun, perubahan tersebut tidak banyak mengubah jalannya pertandingan. Permainan Palace tetap buntu dan kesulitan menembus pertahanan solid Macclesfield.
Sebaliknya, Macclesfield kembali menunjukkan efektivitasnya. Pada menit ke-61, Isaac Buckley-Ricketts menggandakan keunggulan tuan rumah lewat sontekan kaki kanan yang berhasil mengecoh kiper Palace, Walter Benitez. Gol tersebut semakin menjauhkan Macclesfield dari kejaran sang juara bertahan.
Crystal Palace baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time. Tepat pada menit ke-90, Yeremi Pino mencetak gol melalui tendangan bebas. Namun, gol tersebut datang terlambat dan tidak cukup untuk menghindarkan Palace dari kekalahan memalukan.
Peluit panjang yang menandai berakhirnya pertandingan langsung disambut euforia luar biasa oleh publik tuan rumah. Para suporter Macclesfield berhamburan masuk ke lapangan untuk merayakan kemenangan bersejarah atas juara bertahan Piala FA.
Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Macclesfield ke babak berikutnya, tetapi juga menegaskan kembali magis Piala FA sebagai kompetisi yang selalu menghadirkan kejutan, di mana perbedaan kasta dan status juara tak selalu menjadi jaminan kemenangan.





No Comments