x

Persebaya Future Lab Dorong Pemanfaatan Kehadiran John Herdman untuk Pembinaan Sepak Bola Nasional

2 minutes reading
Saturday, 17 Jan 2026 04:16 0 admin

GIBOL.CO.ID – Kepala Persebaya Future Lab, Ganesha Putera, menilai penunjukan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia senior dan U-23 harus dijadikan momentum strategis untuk mempercepat pembangunan struktur pembinaan sepak bola nasional. Menurutnya, kehadiran pelatih dengan reputasi internasional seperti Herdman membuka peluang besar bagi pengembangan sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

“Pastinya dengan kapabilitas beliau, dengan reputasi beliau, pastinya sumbangan saran dan analisa beliau terhadap sepak bola Indonesia ini pasti bisa sangat bermanfaat,” ujar Ganesha saat ditemui ANTARA di sela latihan tim Persebaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat.

Ganesha menjelaskan bahwa meskipun fokus utama John Herdman berada pada pencapaian prestasi tim nasional senior dan kelompok umur U-23, pengalaman panjang yang dimilikinya di level sepak bola dunia harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.

Menurutnya, pengalaman Herdman dalam menangani tim di level internasional dapat memberikan sudut pandang baru dalam pengembangan talenta lokal, khususnya dalam menjembatani kualitas pemain domestik dengan standar sepak bola modern.

“Analisis mendalam dari John Herdman sangat dinantikan, terutama setelah ia melihat langsung kondisi liga dan karakteristik pemain di Indonesia untuk dihubungkan dengan tuntutan sepak bola tingkat dunia,” kata Ganesha.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya eksploitasi positif terhadap seluruh pengetahuan, pengalaman, dan kapabilitas yang dibawa oleh Herdman. Hal tersebut dinilai krusial agar standar permainan pemain muda Indonesia dapat berkembang dan selaras dengan kebutuhan sepak bola level tertinggi.

Ganesha juga berharap terjadi proses transfer ilmu yang nyata dari Herdman kepada pelatih lokal serta pengelola akademi di Indonesia. Dengan demikian, pembinaan usia muda di Tanah Air dapat memiliki arah dan karakter yang lebih kuat serta berkelanjutan.

Di sisi lain, ia menyadari bahwa dengan tanggung jawab besar di dua kelompok umur sekaligus, kontribusi Herdman terhadap pembinaan usia muda kemungkinan tidak bersifat teknis secara langsung. Namun, ia menilai masukan strategis dari pelatih asal Inggris tersebut justru akan menjadi kontribusi paling optimal.

Menurut Ganesha, pemetaan kelemahan dan kelebihan pemain Indonesia yang dilakukan Herdman dapat menjadi dasar penting dalam menyusun arah pembinaan sepak bola usia muda di masa depan.

“Yang paling optimal atau yang paling maksimal dia bisa lakukan mungkin adalah memberikan masukan-masukan terkait kebutuhan sepak bola Indonesia di masa mendatang dan bagaimana kita bisa mencapai tuntutan itu,” tuturnya.

Ia berharap masukan tersebut dapat dijadikan pedoman jangka panjang bagi pengembangan pembinaan usia muda, sehingga sepak bola Indonesia memiliki fondasi yang kuat dan mampu bersaing di level internasional.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x