x

Persija Kecam Aksi Rasis terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib

2 minutes reading
Tuesday, 13 Jan 2026 03:58 2 admin

GIBOL.CO.ID — Persija Jakarta mengecam keras tindakan rasis yang diterima pemainnya, Allano Lima, usai laga kontra Persib pada 11/1. Aksi tersebut muncul melalui kolom komentar di akun Instagram pribadi Allano.

Persija menilai perilaku tersebut sebagai tindakan tidak bermoral dan bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Klub menegaskan rasisme tidak seharusnya mendapat ruang dalam sepak bola, terlebih di Indonesia yang menjunjung keberagaman dan persatuan.

Persija juga menyatakan kekecewaannya karena peristiwa serupa terus berulang. Klub mengingatkan bahwa rasisme bukan candaan dan bukan pula pelampiasan emosi sesaat, melainkan kekerasan verbal yang melukai martabat seseorang.

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, menegaskan klub memberikan dukungan penuh kepada sang pemain. “Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” kata Ardhi Tjahjoko.

Allano Lima pun telah menyampaikan sikapnya atas tindakan rasis yang ia terima. “Saya bangga dengan siapa diri saya, saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Tindakan rasisme ini justru menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari titik awal saya berasal. Pohon yang berbuah lebat adalah pohon yang paling sering dilempari batu. Kini saatnya kembali bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Persija mendesak seluruh pihak terkait—termasuk suporter dan para pemangku kepentingan sepak bola—agar bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme, baik di stadion maupun di ruang digital.

Klub menekankan sepak bola seharusnya menjadi arena persaingan yang sportif dalam suasana aman dan saling menghormati. Persija mengingatkan, jika rasisme dibiarkan, dampaknya bukan hanya merusak individu yang menjadi korban, tetapi juga mencoreng wajah sepak bola nasional.

Selain rasisme, Persija turut mengecam tindakan tidak suportif lainnya seperti ujaran kebencian hingga ancaman yang ditujukan kepada elemen sepak bola Indonesia. Klub menegaskan siapa pun pelakunya harus menyadari bahwa tindakan tersebut mencederai marwah sepak bola, olahraga, dan nilai kemanusiaan.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x