x

Ryan vs Zamora Berebut Sabuk WBC di Nottingham

2 minutes reading
Wednesday, 4 Feb 2026 01:53 2 admin

GIBOL.CO.ID — World Boxing Council (WBC) resmi mengumumkan laga perebutan gelar juara dunia kelas ringan super putri (63,5 kg) yang masih lowong. Petinju Inggris Sandy Ryan akan menghadapi petinju Meksiko Karla Ramos Zamora pada 21 Februari di Nottingham, Inggris.

WBC menegaskan duel ini bukan sekadar pertarungan biasa, melainkan penentu arah divisi. “Hasil pertarungan ini akan menentukan arah langsung divisi super ringan putri sekaligus menandai dimulainya era baru kejuaraan dunia,” demikian pernyataan resmi WBC yang dikutip dari laman resminya dan dipantau di Jakarta, Rabu.

Sabuk juara dunia divisi ringan super putri WBC menjadi kosong setelah Chantelle Cameron melepas gelarnya. Cameron menyatakan langkah itu sebagai bentuk protes terhadap aturan tinju yang ia nilai tidak adil, terutama terkait perbedaan durasi ronde antara petinju wanita yang bertanding dua menit dan petinju pria tiga menit. Keputusan tersebut diambil sebagai sikap terhadap ketidaksetaraan, sehingga gelar yang dipegangnya kini berstatus lowong.

Pertarungan Ryan kontra Zamora pun menjadi titik penting dalam peta persaingan divisi super ringan putri, karena akan menentukan siapa yang berhak menyandang status juara dunia baru.

Bagi Sandy Ryan, laga ini punya makna khusus. Mantan juara dunia itu membawa misi merebut kembali sabuk juara sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu petinju elit di kelas ringan super. Bertarung di depan publik sendiri di Nottingham menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Ryan untuk tampil maksimal.

Ryan memasuki duel dengan catatan profesional delapan kemenangan termasuk tiga kemenangan knockout (KO), tiga kekalahan, dan satu hasil imbang. Pengalamannya sebagai pemegang gelar kelas ringan super WBC International juga menjadi modal penting menghadapi pertarungan bertekanan tinggi.

Di kubu lawan, Karla Ramos Zamora datang dengan tekad besar dan peluang terbesar sepanjang karier profesionalnya. Petinju Meksiko itu memandang laga ini sebagai kesempatan emas untuk mencetak sejarah dengan menjadi juara dunia di kandang lawan.

Bertanding di luar negeri jelas menghadirkan tantangan tambahan, mulai dari tekanan publik tuan rumah hingga atmosfer pertandingan yang tidak bersahabat. Namun, situasi itu juga menjadi ujian mental dan karakter bagi Zamora untuk membuktikan kualitasnya di level tertinggi.

Zamora saat ini mengantongi rekor profesional 12 kemenangan (empat KO), 10 kekalahan, dan dua hasil imbang. Dengan jam terbang yang cukup panjang, ia siap memberi perlawanan sengit demi merebut sabuk juara dunia WBC dan mengubah peta persaingan di divisi tersebut.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x