GIBOL.CO.ID – Pelatih Bojan Hodak menyoroti sejumlah kesalahan mendasar yang dilakukan anak asuhnya saat Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Dewa United Banten FC dalam pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin.
“Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu,” ujar Hodak, dikutip dari laman resmi Persib, Selasa.
Dalam pertandingan tersebut, Persib yang mengincar kemenangan justru tertinggal dua gol lebih dulu. Gol pembuka dicetak Alex Martins pada menit ke-24, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib yang mengira bola telah keluar lapangan.
Kesalahan kembali terjadi pada menit ke-61 ketika Julio Cesar gagal melakukan sapuan sempurna. Bola berhasil direbut pemain Dewa United dan berujung pada gol kedua yang dicetak Ricky Kambuaya.
Momentum pertandingan berubah pada menit ke-63 setelah Martins menerima kartu merah. Unggul jumlah pemain, Persib mulai menekan dan mampu menyamakan kedudukan. Gol pertama datang dari titik penalti melalui Thom Haye pada menit ke-77, disusul sundulan Andrew Jung pada menit ke-86.
Meski mendominasi di sisa waktu pertandingan, Maung Bandung gagal mencetak gol tambahan untuk mengamankan kemenangan dan harus puas membawa pulang satu poin.
“Pertandingan yang menarik, banyak gol, peluang, dan kejadian penting. Dari sisi penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan. Tapi seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol,” kata Hodak.
Hasil imbang ini berdampak pada persaingan papan atas klasemen. Dua rival terdekat Persib, Borneo FC dan Persija Jakarta, berhasil memangkas jarak setelah sama-sama meraih kemenangan pada pekan ke-28.
Persib kini tetap memimpin klasemen dengan 65 poin, unggul tipis dua poin dari Borneo FC di posisi kedua, serta menjaga jarak tujuh poin dari Persija Jakarta di peringkat ketiga.
Tidak ada komentar