x

SabRe Lanjutkan Tren Positif atas Ganda Malaysia, Sabar Sempat Mimisan di Indonesia Masters 2026

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Jan 2026 20:25 30 admin

GIBOL.CO.ID — Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani kembali menjaga catatan baik saat berhadapan dengan pasangan Malaysia Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong. Dari tiga pertemuan, pasangan yang akrab disebut “SabRe” kini membukukan dua kemenangan dan sekali kalah.

Hasil terbaru itu mereka raih pada babak kedua Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis. Sabar/Reza harus bekerja keras sebelum menuntaskan laga lewat rubber gim dengan skor 19-21, 21-16, 21-17, mengakhiri duel panjang yang berlangsung ketat sejak gim pertama.

Reza mengakui permainan mereka sempat kurang maksimal pada gim pembuka. Menurutnya, kecenderungan menunggu dan turunnya fokus pada poin-poin krusial menjadi penyebab mereka kehilangan gim pertama.

“Alhamdulillah bersyukur bisa memenangkan pertandingan tadi. Di gim pertama kami sempat terlalu menunggu dan di poin-poin akhir fokus kami menurun, itu yang membuat kami kalah,” kata Reza seusai pertandingan.

Namun, ia menilai respons timnya di gim kedua dan ketiga jauh lebih baik. Keberanian mengambil inisiatif disebut menjadi kunci kebangkitan hingga akhirnya mereka mampu membalikkan keadaan.

“Namun, di gim kedua dan ketiga kami bisa memperbaiki situasi, lebih berani mengambil inisiatif, dan akhirnya membalikkan keadaan,” imbuhnya.

Meski menang, kondisi fisik Sabar menjadi perhatian. Pada gim ketiga, ia sempat mimisan dan pusing hingga sisa pertandingan, menandakan kebugarannya belum sepenuhnya pulih. Sabar menyatakan fokus utama mereka setelah laga ini adalah pemulihan agar siap menghadapi babak berikutnya.

“Evaluasinya tentu kami akan memulihkan kondisi terlebih dahulu. Kondisi saya pribadi memang sedang kurang fit, kepala terasa pening dan tadi juga sempat mimisan,” kata Sabar menjelaskan.

Sabar juga menyoroti faktor eksternal yang dinilainya ikut menguras stamina, yakni perubahan cuaca ekstrem dalam rangkaian turnamen yang mereka jalani tahun ini. Ia menyebut perbedaan suhu antarnegara dan minimnya waktu pemulihan akibat jadwal padat menjadi tantangan tersendiri.

“Perubahan cuacanya luar biasa. Di India sangat dingin, di Malaysia tropis, dan di Jakarta hujan. Waktu pemulihan juga tidak terlalu banyak karena jadwal turnamen yang padat,” ujarnya menjelaskan.

Kemenangan ini sekaligus memastikan Sabar/Reza menggenggam satu tiket ke perempat final, dan membuat “SabRe” menjadi ganda putra Indonesia pertama yang memastikan langkah lebih dulu di sektor tersebut pada Indonesia Masters 2026.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x