x

Eng Hian Evaluasi Tiwi/Fadia Meski Juara Thailand Masters 2026

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Feb 2026 21:27 17 admin

GIBOL.CO.ID – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian tetap memberikan evaluasi untuk pasangan ganda putri baru Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti meski keduanya berhasil menjadi juara pada BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026.

Thailand Masters 2026 menjadi turnamen kedua bagi Tiwi/Fadia setelah pertama kali dipasangkan pada Super 500 Indonesia Masters 2026, sepekan sebelumnya. Gelar Super 300 tersebut menjadi awal positif dari kebijakan pergantian pasangan di sektor ganda putri.

“Harapan dari dilakukannya pergantian pasangan tentu adalah adanya peningkatan prestasi dibandingkan pasangan sebelumnya,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Meski mengapresiasi gelar juara, Eng Hian menegaskan capaian itu belum menjadi tolok ukur akhir dalam pembinaan jangka panjang. Menurutnya, masih ada banyak aspek yang harus diperbaiki agar Tiwi/Fadia dapat bersaing secara konsisten di level turnamen yang lebih tinggi.

“Dari hasil evaluasi dan diskusi dengan pelatih sektor ganda putri, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi fisik maupun pola permainan,” ujar Eng Hian.

Ia menilai peningkatan fisik dan kematangan pola permainan menjadi kebutuhan mendesak karena persaingan di turnamen BWF World Tour level Super 500 ke atas menuntut ketahanan serta kualitas permainan yang lebih stabil.

Eng Hian juga menyinggung evaluasi untuk pasangan baru ganda putri lainnya yang tampil di Thailand Masters 2026, yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

“Untuk pasangan Rachel/Febi serta Ana/Trias, kondisinya juga masih sama. Peningkatan dari sisi fisik dan pola permainan masih harus terus dilakukan karena hingga saat ini belum terlihat konsistensi kualitas permainan maupun prestasi yang dihasilkan,” kata Eng Hian.

Ia menegaskan PBSI tidak ingin terjebak pada hasil sesaat, melainkan fokus pada proses pembinaan berkelanjutan demi prestasi yang stabil di level internasional. Evaluasi debut pasangan baru di sektor ganda putri ini juga menjadi bagian dari upaya PBSI memperkuat fondasi regenerasi, seiring target peningkatan prestasi pada turnamen level Super 500 ke atas sebagai persiapan menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 yang akan dimulai pada 2027.

Thailand Masters 2026 merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 300 dan turut mengantarkan Indonesia mendominasi podium utama dengan raihan empat gelar juara dan dua runner-up.

Selain dari sektor ganda putri, gelar juara Indonesia juga diraih Muhammad Zaki Ubaidillah (tunggal putra), Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra), serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x