GIBOL.CO.ID — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengaku sudah tak sabar menghadapi tantangan berikutnya di BWF World Tour Super 750 India Open 2026. Jonatan dipastikan akan berjumpa tunggal putra Prancis Christo Popov pada babak perempat final yang digelar di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Jumat.
Langkah Jonatan menuju delapan besar terbilang mulus. Pada pertandingan babak 16 besar, Kamis, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu sukses menyingkirkan wakil Jepang Yushi Tanaka lewat dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-19.
Kemenangan tersebut membuka jalan Jojo untuk kembali bertemu Popov, lawan yang selama ini menyimpan tantangan tersendiri baginya. Jonatan menilai laga melawan Popov akan berlangsung menarik, terlebih karena karakter permainan sang lawan yang unik.
“Besok bertemu Christo Popov akan seru karena saya juga menantikan pertandingan besok. Dia pemain yang bagus, pemain kidal lagi,” ujar Jonatan, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Kamis.
Menurut Jonatan, menghadapi pemain kidal selalu membutuhkan kesiapan ekstra. Selain memiliki sudut pukulan yang berbeda, Popov juga dikenal ulet dan tidak mudah dimatikan dalam reli panjang.
“Pemain kiri biasanya punya kelebihannya sendiri. Harus lebih siap dan siap capek karena dia juga tidak gampang mati,” tambah pebulu tangkis unggulan ketiga tersebut.
Sebelumnya, Jonatan mengakui bahwa Yushi Tanaka menjadi salah satu pemain Jepang yang cukup diantisipasinya. Ia menilai Tanaka memiliki pergerakan cepat, teknik rapi, serta pertahanan solid yang membuat pertandingan tidak berjalan mudah.
“Dari segi gerakan, teknik, pukulan, pertahanan, dan serangnya benar-benar on target. Kesabarannya juga jadi hal yang saya waspadai,” ungkap Jonatan.
Dalam laga tersebut, Jojo sempat mengalami kendala kecil ketika jarinya berdarah hingga pertandingan harus terhenti beberapa menit. Meski demikian, kondisi itu tidak memengaruhi penampilannya secara keseluruhan.
Selain faktor cedera ringan, kondisi cuaca dingin di New Delhi juga menjadi tantangan tersendiri. Jonatan menyebut dirinya harus melakukan pemanasan lebih awal dan lebih lama agar tubuh siap saat pertandingan dimulai.
“Karena di sini dingin sekali, jadi memang harus pemanasan lebih awal dan lebih banyak. Dua hari ini saya lakukan itu supaya saat masuk lapangan badan sudah siap,” ujarnya.
Menatap laga perempat final, Jonatan membawa motivasi tambahan meski memiliki catatan kurang baik saat menghadapi Popov. Dari dua pertemuan sebelumnya, Jonatan selalu menelan kekalahan, termasuk pada pertemuan terakhir di BWF World Tour Finals, 19 Desember lalu.
Dengan kondisi fisik yang semakin siap dan kepercayaan diri yang terjaga, Jonatan berharap dapat membalikkan catatan tersebut sekaligus melangkah lebih jauh di India Open 2026.
Tidak ada komentar