

(Photo by Mark Thompson/Getty Images) GIBOL.CO.ID — Kepala Tim Red Bull Oracle, Laurent Mekies, disebut sukses membujuk Max Verstappen untuk bertahan dengan menjadikannya pilar penting tim, bukan hanya sebagai pembalap di kursi kemudi, tetapi juga sosok yang berperan di luar lintasan dalam urusan teknis pengembangan mobil.

“Salah satu dari banyak hal yang luar biasa tentang Max adalah dia tidak duduk di luar proyek, menonton apa yang kami lakukan dan menilai apa yang kami lakukan,” ujar Mekies, seperti dikutip laman Formula 1, Kamis.
Mekies menjelaskan, juara dunia empat kali itu memahami betul risiko dan tantangan yang akan dihadapi Red Bull menjelang regulasi musim 2026, termasuk perubahan signifikan di tubuh tim.
Musim ini, tim pabrikan Austria tersebut akan mengganti komponen mesin dengan pabrikan Amerika Serikat Ford, setelah cukup lama bekerja sama dengan penyuplai mesin Honda dari Jepang.

“Dia sadar akan skala tantangan. Dia hidup dan bernapas olahraga motor,” kata Mekies, yang baru masuk Red Bull pada pertengahan musim 2025.
Pembalap berusia 28 tahun itu sebelumnya sempat dirumorkan bakal meninggalkan Red Bull, tim yang mengantarkannya meraih gelar juara dunia.
Mercedes juga disebut tertarik menggaet pembalap asal Belanda tersebut dan menjadikannya salah satu pilar utama dalam pengembangan.
Namun pada musim 2026, Verstappen memutuskan tetap bersama Red Bull dan menerima tawaran masuk proyek pengembangan Red Bull yang tengah fokus mengembangkan power unit listrik sendiri.

Tidak ada komentar