GIBOL.CO.ID — Petenis Italia Lorenzo Musetti menyingkirkan sesama bintang Top 10, Taylor Fritz, pada Senin untuk melaju ke perempat final Australian Open (AO). Kemenangan ini mengantar Musetti ke duel besar berikutnya menghadapi Novak Djokovic.
Bermain di Rod Laver Arena, Musetti tampil tajam dan menang 6-2, 7-5, 6-4. Hasil tersebut memastikan penampilan perempat final Grand Slam keempat bagi Musetti, sekaligus yang pertama di Melbourne.
“Saya rasa hari ini servis saya benar-benar berjalan dengan baik,” kata Musetti, dikutip dari ATP. Ia mencatat 13 ace dan memenangi 84 persen poin dari servis pertama. “Saya rasa saya membuat salah satu penampilan ace terbaik dalam karier saya sejauh ini, jadi saya sangat, sangat senang.”
Musetti juga menyinggung start musim yang ia jalani. “Ketika saya menyelesaikan musim lalu cukup terlambat, tujuannya adalah untuk memulai dengan baik tahun ini, karena saya belum pernah melewati minggu pertama di sini,” ujar petenis berusia 23 tahun tersebut. “Mencapai final di Hong Kong, memenangi ganda di Hong Kong dan sekarang berada di perempat final, bagi saya, ini benar-benar sebuah mimpi.”
Di perempat final, unggulan kelima itu akan berhadapan dengan Djokovic, yang disebut sebagai juara bertahan 10 kali. Djokovic melangkah ke delapan besar setelah petenis Ceko Jakub Mensik mundur akibat cedera otot perut.
Catatan pertemuan juga memihak Djokovic. Djokovic unggul 9-1 atas Musetti dalam rekor head to head, dan akan memasuki laga perempat final pada Rabu (28/1) dengan enam kemenangan beruntun atas petenis Italia tersebut.
Dalam pertandingan melawan Fritz, Musetti tidak menunjukkan tanda kelelahan meski baru dua hari sebelumnya memainkan laga lima set selama empat jam 27 menit kontra Tomas Machac. Di bawah terik matahari siang, Musetti tetap mampu mendikte permainan dari baseline, mencatat 33 winner, serta mengandalkan forehand topspin untuk memancing kesalahan Fritz.
Fritz kesulitan sejak awal, terutama saat servis. Menurut statistik ATP, persentase servis pertama Fritz di set pertama hanya 42 persen. Meski servis Fritz membaik seiring laga berjalan, ia tetap gagal memanfaatkan peluang karena 0/2 pada break point.
Fritz, yang mengenakan plester di tangan kiri dan kanannya, sempat memanggil fisioterapis saat kedudukan 3-2 pada set kedua. Di momen krusial, Musetti mematahkan servis Fritz tanpa kehilangan poin pada kedudukan 5-5 di set tersebut, lalu menutup set untuk unggul dua set.
Musetti kembali mematahkan servis Fritz pada gim pembuka set ketiga dan terus menjaga kontrol hingga memastikan kemenangan setelah dua jam tiga menit.
“Saya jelas meningkatkan servis saya dan terutama mencoba untuk lebih agresif dengan forehand dan mencoba menggunakan variasi saya untuk memimpin permainan,” kata Musetti saat ditanya penyesuaian di lapangan keras. “Seperti hari ini, dengan forehand mencoba membuka lapangan dan membuat lawan bergerak… Pelatih saya selalu menyuruh saya untuk sedikit lebih agresif dan mencoba untuk mengambil inisiatif, memimpin reli. Itulah yang saya lakukan hari ini,” ujar petenis nomor lima dunia itu.
Musetti disebut tampil di level peringkat tertinggi dalam kariernya dalam dua pekan ini. Tahun lalu, ia mencatat rekor terbaik karier dengan 45 kemenangan di level tur dan tampil di ATP Finals akhir tahun untuk pertama kalinya.
Kemenangan atas Fritz juga memperbarui rekor head to head Musetti menjadi 4-3. Fritz sebelumnya mengalahkan peraih medali perunggu tunggal putra Olimpiade 2024 Paris itu di Turin pada November. Hasil di Melbourne ini menjadi kemenangan pertama Musetti di lapangan keras atas Fritz.
No Comments