GIBOL.CO.ID — Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani mengakui masih kurang sabar dan terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri, meski akhirnya mampu melewati tekanan pada babak pertama BWF World Tour Super 750 India Open 2026.
Putri yang berstatus unggulan keenam menyingkirkan wakil Kanada Michelle Li lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-12, 20-22, 21-15 di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, Selasa.
“Selain itu saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang sabar ketika reli,” kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI setelah pertandingan.
Pada gim pertama, Putri tampil meyakinkan dan menutupnya dengan kemenangan telak 21-12. Namun, ia kehilangan kontrol permainan di gim kedua saat Michelle Li mengubah pola menjadi lebih agresif, terutama dalam situasi permainan depan net. Kondisi tersebut membuat Putri gagal memanfaatkan satu match point dan harus merelakan gim kedua dengan skor 20-22.
Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu juga menyoroti faktor non-teknis yang turut memengaruhi permainannya. Putri menyebut kondisi lapangan yang dingin, berangin, serta visibilitas shuttlecock yang kurang ideal membuatnya harus menyesuaikan strategi.
“Bolanya terlihat agak samar, jadi saya mencoba bermain lebih aman dan membatasi bola atasnya,” ujar Putri.
Memasuki gim penentuan, Putri mengubah pendekatan. Ia berusaha lebih sabar, menahan diri dari kesalahan-kesalahan sendiri, dan mengontrol jalannya laga hingga memastikan kemenangan 21-15 dalam pertandingan berdurasi 58 menit.
Berkat hasil tersebut, Putri melaju ke babak 16 besar dan dijadwalkan menghadapi wakil Denmark Line Kjaersfeldt. Putri menyadari lawannya memiliki karakter bertanding yang kuat dan tidak mudah menyerah.
“Dia punya fighting spirit luar biasa. Saya tidak boleh kalah duluan soal semangat juang,” kata Putri.
Tidak ada komentar