GIBOL.CO.ID — World Boxing Council (WBC) mengumumkan Delfine Persoon dan Caroline Veyre akan naik ring pada 10 Februari mendatang di Michigan, Amerika Serikat, untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas bulu super WBC yang saat ini berstatus kosong.
WBC menilai duel ini menarik karena mempertemukan dua generasi dengan karakter bertarung yang berbeda. Dalam keterangan di laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa, WBC menyebut Persoon membawa pengalaman panjang, sementara Veyre datang dengan kecepatan serta teknik yang sedang berada pada puncak performa.
Di sudut Persoon, petinju Belgia berusia 39 tahun itu mengusung misi merebut kembali status juara dunia. Persoon dikenal sebagai mantan juara dunia kelas ringan dan salah satu petinju paling gigih dalam satu dekade terakhir di tinju wanita. Ia menatap laga ini dengan bekal rekor 50 kemenangan (20 di antaranya KO) dan tiga kekalahan, serta ambisi melingkarkan lagi sabuk hijau-emas WBC.
Persoon—yang dijuluki “Belgian Police Officer”—juga sudah merasakan panggung besar lewat pertarungan-pertarungan epik melawan nama-nama top seperti Katie Taylor dan Alycia Baumgardner. Ia ingin membuktikan bahwa ketahanan fisik, tekanan tanpa henti, serta volume pukulan masih menjadi senjata utama di kelas 130 pon.
Sementara itu, Caroline Veyre datang membawa target besar: mengukuhkan namanya di jajaran elite dunia. Petinju kelahiran Prancis yang kini menetap di Kanada itu mencatat perjalanan impresif dari level amatir hingga profesional. Veyre dikenal unggul dalam aspek teknik dan kecepatan, dengan modal prestasi medali emas Pan Amerika serta pengalaman tampil di level Olimpiade.
WBC menekankan, perebutan sabuk ini bukan sekadar soal gelar, tetapi juga gambaran regenerasi di tinju wanita—ketika pengalaman dan talenta muda bertemu di panggung utama.
Tidak ada komentar