GIBOL.CO.ID – Sejarah besar akan tercipta di Rod Laver Arena saat legenda tenis Amerika Serikat, Venus Williams, mengayunkan raketnya di Australian Open 2026.
Pada usia 45 tahun, pemilik tujuh gelar Grand Slam ini resmi dinobatkan sebagai petenis putri tertua yang pernah berkompetisi dalam sejarah turnamen bergengsi tersebut.
Kembalinya Venus ke Melbourne Park merupakan momen emosional bagi publik tenis dunia, mengingat ini adalah penampilan perdana sang ikon setelah absen selama lima tahun.
Maju melalui jalur wildcard, mantan petenis nomor satu dunia itu dijadwalkan menantang wakil Serbia peringkat 68 dunia, Olga Danilovic, pada babak pertama yang digelar Minggu (18/1) waktu setempat.
Meski saat ini menempati peringkat 576 dunia akibat keterbatasan jam terbang dalam beberapa musim terakhir, semangat juang kakak kandung Serena Williams ini tidak memudar sedikit pun.
Venus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Tennis Australia atas kesempatan emas untuk kembali bersaing di level tertinggi.
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini dan bisa kembali bermain di depan para penggemar. Harapan saya sederhana, yakni mampu menampilkan permainan terbaik di lapangan,” ujar Venus sebagaimana dikutip dari NDTV, Sabtu.
Walaupun sempat terhenti di putaran pertama turnamen pemanasan ASB Classic beberapa waktu lalu, Venus mengaku motivasinya justru berlipat ganda berkat sambutan hangat dari masyarakat Australia.
Baginya, Melbourne adalah salah satu tempat paling istimewa yang menyimpan segudang kenangan manis, termasuk saat ia menjadi finalis tunggal pada 2003 dan 2017, serta merajai sektor ganda sebanyak empat kali bersama Serena.
“Ini adalah tempat terbaik di dunia untuk bermain tenis. Saya mencintai tantangan, dan saya sangat siap untuk menghadapinya kali ini,” tegas peraih lima gelar Wimbledon tersebut. Penampilan Venus tahun ini tidak hanya sekadar partisipasi, namun menjadi bukti nyata dedikasi tanpa batas seorang atlet profesional yang melampaui batasan usia.
Tidak ada komentar